Darisejarahnya, jelas perannya yang krusial sebagai penampung air di musim hujan, lokasinya yang kerap menjadi pusat perjumpaan warga setempat dan wisatawan domestik. Wisata Hutan Bambu, destinasi wisata tersembunyi di jantung Kota Bekasi. Lokasinya berada di tepi Kali Sungai Bekasi, Jawa Barat. Tepatnya di Kampung Bekasi Jati RT 04 RW 26 PekerjaanPemasangan Batu Bronjong sebagai penguatan tebing dan penahan tanah dari Longsor dan pergeseran lahan. Info Pemasangan Batu Bronjong Silahkan Kontak : 0852-1243-9044 Bronjong ini biasa dipasang pada area tebing atau tepi sungai yang menjalani pekerjaan normalisasi serta untuk mengatasi gerusan akibat arus sungai. Bronjong juga GARUT PIJARNEWS.ID – MDMC Kabupaten Garut meresmikan tanggul bronjong penahan tebing sungai Cibaluk di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Sabtu (27/02/2021). Tanggul ini dibangun sebagai tahapan program rehabilitasi dan rekonstruksi oleh MDMC Kabupaten Garut dalam respon bencana banjir longsor yang terjadi pada tanggal 12 Oktober Sungaimemiliki fungsi dasar sebagai tempat mengalirnya air secara alami. Di samping itu, sungai juga mempunyai peran penting dalam aspek lingkungan. Penggunaan revetment dimaksudkan untuk memperkuat tepi pantai atau sungai agar tidak terjadi pengikisan akibat gempuran gelombang. Tetapi bila dinding penahan tidak direncanakan dengan baik SheetPile biasanya digunakan untuk kepentingan dinding penahan (retaining wall), reklamasi tanah, struktur bawah tanah seperti basement tempat parkir dan ruang bawah tanah lainnya, di lokasi laut untuk perlindungan tepi sungai, seawall, cofferdams, dan sebagainya. Beberapa Faktor Pertimbangan dalam memilih jenis sheet pile Hhasra. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang ekosistem dan interaksi yang terjadi di dalamnya. Salah satu ekosistem yang dipelajari dalam ekologi adalah ekosistem perairan. Di perairan, terdapat masalah yang dapat mengganggu jalannya ekosistem yaitu sedimentasi. Sedimentasi adalah proses mengendapnya material organik di dasar perairan karena terbawa air atau angin. Wilayah perairan yang rentan terjadi sedimentasi adalah sungai dan danau. Dampak yang paling besar dari sedimentasi adalah terjadinya pendangkalan sungai atau danau yang menyebabkan banjir. Sedimentasi pada perairan terjadi karena erosi pada tepi sungai atau danau. Tanah dan material organik lainnya masuk ke aliran sungai yang menyebabkan terjadinya pengendapan di dasar sungai. Hal itu terjadi karena saat ini vegetasi di tepian hulu sungai semakin sedikit karena adanya degradasi hutan dan betonisasi. Sehingga kemampuan tanah untuk menyerap air hujan menjadi menurun dan mengakibatkan erosi. Pendangkalan sungai yang membuat aliran sungai menjadi lebih deras sampai ke hilir. Hal tersebut membuat peningkatan debit air sungai dan berpotensi menyebabkan besar sungai di Indonesia sudah mengalami sedimentasi. Hal tersebut juga terjadi di sungai besar yang melalui Provinsi DKI Jakarta yaitu sungai Ciliwung. Pada daerah hulu sungai ciliwung di Kabupaten Bogor, terjadi degradasi hutan menjadi pemukiman dan industri. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya vegetasi yang ada di daerah tepi sungai sehingga kemampuan infiltrasi tanah berkurang. Padahal Kabupaten Bogor memiliki curah hujan yang lebih tinggi sehingga air hujan langsung masuk ke sungai dan menyebabkan erosi. Danau di Indonesia juga mengalami sedimentasi. Penyebabnya sama seperti pada sedimentasi sungai yaitu terjadinya degradasi hutan di tepian danau. Danau merupakan ekosistem perairan yang tidak mengalir. Sedimenatasi pada danau berakibat lebih buruk daripada sungai karena dapat menyebabkan ekosistem tersebut hilang dan menjadi daratan. Hilangnya ekosistem tentu saja dapat memusnahkan organisme yang ada di dalamnya sehingga ekosistem menjadi terganggu dan rusak. Revitalisasi danau Sunter, Jakarta Sumber Dalam kunjungan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia ke Sekretariat Sekolah Sungai Ciliwung, Usman Ketua Komunitas Pecinta Ciliwung menyampaikan beberapa cara untuk mengurangi dampak sedimentasi. Komunitas Pecinta Ciliwung memiliki beberapa program kerja yang dapat memulihkan fungsi bantaran sungai sebagai daerah resapan. Program tersebut di antaranya membuat Urban farming di lereng sungai untuk meningkatkan kemampuan tanah meresap air. Program lain adalah pembuatan lubang biopori sebagai tempat peresapan air. Untuk masalah sedimentasi yang terjadi di danau, upaya pemerintah yang umum dilakukan adalah pengerukan danau. Hal tersebut sudah dilakukan di beberapa danau salah satunya danau Sunter, Jakarta. Pengerukan danau bertujuan untuk merevitalisasi fungsi danau tersebut menjadi danau resapan dan pengendali banjir. Namun hal tersebut masih kurang efektif karena dampak sedimentasi seperti banjir masih yang paling efektif untuk sedimentasi pada sungai dan danau adalah membenahi daerah tepi danau atau sungai dari hulu sampai muara. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pembenahan tidak bisa dilakukan hanya di satu titik saja. Reboisasi dan pembuaatan biopori saja sudah efektif jika terjadi kerjasama dan komitmen antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat yang baik. Sumber dokumentasi pribadi Sumber dokumentasi pribadi Lihat Inovasi Selengkapnya Percutian tenang jauh dari kawasan bandar adalah idaman semua orang. Setelah penat bekerja, salah satu cara nak merehatkan badan dan minda adalah bercuti ke kawasan yang tenang dan nyaman. Antaranya ialah mencari penginapan dalam kawasan perkampungan. Penginapan sebegini dapat dirasai di chalet tepi sungai di negeri Perak ni. Bukan sahaja kat kawasan kampung, malahan chalet ni terletak di tepi sungai. 2 dalam 1! Disebabkan bersebelahan sungai sahaja, sesiapa yang menginap di sini dapat merasai dan mendengar deruan air 24 jam. Tak terkata nikmatnya tu! Air sungai sebelah chalet ni datangnya dari Air Terjun Berangkai yang sangat jernih dan indah. Boleh nampak batu-batu dalam dasar air disebabkan kejernihannya. Dah tentu keseronokan tu dapat dirasai bila berendam dalam air sungai yang menyegarkan sambil nikmati pemandangan alam semulajadi di sekeliling. Confirm kita dapat lupakan sekejap masalah dan kesibukan bekerja. Nama sahaja kawasan kampung, tetapi chalet ni dibina dengan konsep moden dan lengkap dengan kemudahan untuk keselesaan pengunjung. Chalet penginapan yang dinamakan sebagai rumah percutian peribadi ini dibuka buat Muslim sahaja dan dibina sebanyak 5 unit dengan pelbagai saiz. Kesemuanya moden, luas dan sesuai untuk penginapan keluarga. Harga penginapan pun boleh dikatakan murah dan berbaloi-baloi mengikut keselesaan bilik yang disediakan. Berikut senarai rumah dan pakej harga tahun 2020 Kamar Humayra dan Kamar Tihani 2 units Satu unit 4 pax 1 katil king 2 katil single Attached bathroom Aircond Tv Njoi Ada beranda yang luas Termasuk breakfast untuk 4 pax main meal + kuih Satu unit 180/malam Klik sini untuk rasai satu lagi penginapan resort tepi sungai airnya tenang dan sejuk di Hulu Langat Kamar Arissa 1 unit Satu unit 6 pax 2 katil king 2 katil single Attached bathroom Aircond Tv Njoi Ada snack area, kettle dan interior beranda Termasuk breakfast untuk 6 pax main meal + kuih Satu unit RM250/malam Kamar Rayyan dan Umar 2 unit Satu unit 8 pax 3 katil queen 2 katil single Attached bathroom Aircond Tv Njoi Ada sofa, meja dan kerusi Ada ruang yang luas, water heater, snack area dan kettle Termasuk breakfast untuk 8 pax main meal + kuih Satu unit RM320/malam Untuk sewa extra mattress dan bantal, harganya RM30 seunit. Bukan tu je, sekiranya datang beramai-ramai dan ingin berkumpul, di sini turut ada dewan yang boleh disewa dengan harga RM30 sahaja. Untuk penyediaan makanan pula, pihak chalet sediakan dapur termasuk peralatan dengan harga RM30 dan set pemanggang bbq dengan harga RM20. Pengunjung hanya perlu bawa bahan-bahan masakan sahaja ke sini. Dan jika nak dapatkan makanan dari luar pun boleh. Ini kerana chalet ni berhampiran dengan pekan lama dan Bandar Baru Kampar untuk dapatkan tempat makan dan kemudahan lain. Kalau ingin menyewa keseluruhan kawasan termasuk rumah, dapur, dewan, bbq, dataran, surau, serta peralatan untuk 30 orang, harganya ialah RM1200. Tetapi sekiranya ada lebihan orang dari jumlah tu, boleh berunding dengan pihak chalet. ADA 4 PERINGKAT AIR TERJUN! Selain dari tu, menariknya lagi chalet tepi sungai ni ialah Air Terjun Berangkai yang berada di atas. Pengunjung boleh jejakinya melalui aktiviti jungle trekking dan mandi air terjun yang disediakan dengan harga RM10 sekepala minimum 5 orang. Malahan, ada 4 peringkat air terjun yang boleh dijejaki. Peringkat pertama di sebelah chalet, peringkat kedua pula boleh akses melalui jalan tar, peringkat 3 dan 4 perlu melalui denai hutan dan kebun serta batuan air terjun. Peringkat 1 Peringkat 2 Peringkat 3 dan 4 ini adalah air terjun yang paling cantik dan menyegarkan. Dan untuk sampai ke sini memerlukan seorang guide dengan harga RM50 untuk 1 group bagi menjamin keselamatan. Peringkat 3 Peringkat 4 Dah tak perlu risaukan aktiviti lain lagi kalau ke sini. Mandi sungai dan air terjun sahaja dah cukup menyeronokkan sebagai aktiviti utama. Namun kalau inginkan percutian yang lama dan pelbagai sepanjang penginapan di chalet tepi sungai ni, pengunjung boleh juga merancang lawatan ke tempat menarik di Pekan Kampar. Antaranya, Bandar Agacia terletak km dari chalet sebagai tempat makanan dan fotografi, Muzium Lombong Biji Timah km sebagai tempat bersejarah, Gua Tempurung km untuk aktiviti lasak dan Refarm km iaitu ada tarikan zoo dan aktiviti air. Bandar Agacia Muzium Lombong Biji Timah Gua Tempurung Refarm Nama Chalet Atuk Dolah Alamat D/T BB 32, Jalan Besar, Kg Batu Berangkai, 31900 Kampar Perak No phone 017-435 7289 Ponten Jawaban Soal/Ramalan TANGGUL Penahan air di tepi sungai Alai-belai Sekatan air di tepi sungai Godaan MIRING Apa Perintang Air Selokan Sungai Untai 1 falak tali, telegram, benang tembaga, keluan, kenur, rafia, yute, rantai, rotan, senar, senur, tutus, tambang, untai; 2 borek hubungan, ikatan, jalinan, kalung; –… Bendungan Bangunan penahan air buat irigasi Empang Lingkaran penahan air, tambak EMPANGAN Gudi dsb penghalang air; DAM Konstruksi penahan air kerjakan tali air Selokan Terusan pembuangan air BENDUNG Membancang air di wai TEBERAU Keunggulan tanaman air atau rumput yang semangat di rawa-rawa atau got danau HILLIER Tasik air masin di tepi Middle Island, di lepas tepi laut daksina Australia Barat LANAR Timbunan lendut di pantai yang dibawa maka dari itu air sungai atau air laut CUCURAN 1 comberan atap arena air hujan angin memancur turun; 2 hasil mencucurkan; ~ keringat titisan keringat EMBARAU Pagar gawang atau tembok batu yang langgeng dipasang di pantai atau di siring sungai bakal menahan luapan air; tanggul DERMAGA Tembok penahan ombak di dermaga Balong Kolam tepi laut yang diberi pematang bakal memelihara ikan/udang BERONJONG 1 keranjang tangga terbuat dari kabel atau bambu bakal tempat babi; 2 keranjang terbit bambu maupun anyaman kawat nan diisi bujukan-alai-belai cak bagi penahan arus air AMPANG Pematang dsb penghalang air; empang; ~ sampai ke menyebelah, dinding sampai ke langit, pb 1 tt pertemanan nan sudah putus dan tidak akan berbaik lagi; 2 tt pekerjaan yang bukan alang kepalang JAS …pai tiga, dipakai di asing kemeja; β€” buka jas yang bagian depan pd leher terbuka; β€” hujan abu jubah dari plastik dsb penghalang air hujan; β€” tutup jas ya… MENTAS 1 keluar dari kerumahtanggaan air ia β€” dari dalam air silam berlari menyusuri tepi laut itu; 2 borek izin dari keluarga keluarga sebagai karena bekerja atau … APUNG-APUNG Sesuatu nan terkatungkatung di air seperti gawang di laut, pelampung; laksana ~ di paruh laut, dipukul ombak jatuh ke tepi, pb orang yang belum mant… Bentul 1 bentul nan besar dan gatal, umbinya mak-nyus dimakan setelah direbus dsb, Alocasia indica; 2 ki gatal; β€” air Aglonema marantifolium, β€” hitam Alocasia… PESISIR Persil datar berpasir di pantai di comberan laut TURAP Tepi nan ditampalkan; lepa Pengertian Dinding penahan tanah/ turap adalah suatu konstruksi yang bertujuan untuk menahan tanah agar tidak longsor dan meninggikan lereng alam suatu tanah. Di lapangan dinding penahan tanah dapat ditemui pada saluran air di samping jalan, pada pinggir sungai agar tebing sungai tidak longsor, pada bendungan dan saluran irigasi dan dinding penahan bukit agar tidak longsor. Bahan konstruksi untuk dinding penahan yaitu 1. Dari kayu 2. Dari beton 3. Dari pasangan batu 4. Dari baja Bentuk bentuk dinding penahan tanah 1. Profil persegi 2. Profil jajaran genjang 3. Profil trapesium siku 4. Profil trapesium 5. Profil segitiga untuk merencanakan sebuah dinding penahan tana perlu diperhatikan syarat kestabilitasan dinding 1. dinding tidak terjungkal 2. dinding tidak tergeser 3. dinding tidak amblas 4. dinding tidak pecah TEMBOK PENAHAN TANAH May 17, 2015 by kicauanhitam 2 PENGERTIAN Tembok Penahan Tanah TPT adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu pada umumnya dipasang pada daerah tebing yang labil. Jenis konstruksi antara lain pasangan batu dengan mortar, pasangan batu kosong, beton, kayu dan sebagainya. FUNGSI Fungsi utama dari konstruksi penahan tanah adalah menahan tanah yang berada dibelakangnya dari bahaya longsor akibat 1. Benda-benda yang ada atas tanah perkerasan & konstruksi jalan, jembatan, kendaraan, dll 2. Berat tanah 3. Berat air tanah Atau dengan kata lain merupakan pasangan batu yang dilekatkan dengan campuran semen, pasir dan air untuk melindungi tebing dari keruntuhan tanahnya. Fungsi khusus yang dapat diberikan oleh pasangan batu adalah 1. Pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan jenis sarana dan prasarana lain 2. Pemeliharaan, penunjang umur dan bagian dari jenis sarana dan prasarana lain, misalnya a. Dinding saluran irigasi b. Prasarana tepi jalan kondisi khusus c. Dan lain-lain 3. Perlindungan tebing JENIS TEMBOK PENAHAN TANAH TPT Jenis tembok penahan tanah 1. Batu kali murni & batu kali dengan tulangan gravity & semi gravity 2. Tembok yang dibuat dari bahan kayu** talud kayu 3. Tembok yang dibuat dari bahan beton talud beton – Jenis Konstruksi TPT – KRITERIA PERENCANAAN Secara garis besar, kriteria perencanaan untuk TPT adalah 1. Sedapat mungkin memanfaatkan potensi sumber daya yang ada. 2. Konstruksi sederhana dan dapat dikerjakan oleh masyarakat. 3. Lokasi yang dipilih tepat dan memiliki manfaat yang besar baik sebagai sarana dan prasarana penunjang atau pencegah bahaya longsor, banjir atau erosi. 4. Untuk alasan kemudahan pelaksanaan pembangunan dan efisiensi waktu dan biaya pelaksanaan terhadap kemampuan pekerjaan pada kondisi normal, tinggi maksimal untuk prasarana penahan tanah 4,00 meter. 5. Kedalaman minimum prasarana tembok penahan dapat disesuaikan sampai memenuhi kestabilan konstruksi penahan tanah. 6. Ukuran bagian lain dari prasarana tembok penahan memenuhi persyaratan teknis dan memiliki persyaratan keamanan yang memadai. 7. Prasarana tembok penahan tanah untuk sarana dan prasarana irigasi atau tanggul sedapat mungkin bersifat kedap air selain dari persyaratan teknis dan persyaratan keamanan yang memadai. DATA KEBUTUHAN DESAIN Pembuatan desain penahan tanah bisanya membutuhkan data-data 1. Potensi sarana dan prasarana yang sudah ada dan potensi sumber daya alamnya. 2. Tanah letak rencana /bentuk lokasi, – Jenis tanah – Kedalaman tanah keras – Lapisan air tanah 3. Data kondisi lokasi, lingkungan, dan peruntukan konstruksi – Sungai β†’ sebagai saluran irigasi – Jalan β†’ sebagai pengaman tepi jalan – Perlindungan tebing β†’ keamanan sarana dan prasarana jalan, pemukiman, dll yang ada diatas atau di bawahnya, pencegah gerusan. – Tanggul β†’ pencegah banjir, luapan air. PERSYARATAN TEKNIS Hal-hal teknis yang harus diperhatikam dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Tembok Penahan Tanah adalah sebagai berikut. 1. Ukuran / Dimensi. Rumus ancar-ancar dimensi TPT a. Lebar Atas A = H tinggi tembok dibagi 12. Dan minimal lebar atas adalah 25 Cmβˆ—. b. Lebar dasar B = 0,47 0,7 dikalikan H c. Tebal kaki dan tumit* B1 = 1/8 1/6 dikalikan H. d. Lebar kaki dan tumit* B3 = 0,5 1 dikalikan B1. 2. Kestabilan Prasarana. Analisis kestabilan antara lain meliputi a. Analisa terhadap guling. b. Analisa terhadap geser. c. Daya dukung tanah dasar. d. Patah tembok akibat gaya yang diterimanya. 3. Kemiringan Dinding. Minimal 50 1 H dibanding B2. 4. Jenis Tanah. Jenis tanah juga harus diperhatikan dalam perencanaan, seperti a. Tanpa lapisan air tanah. Analisa tekanan yang terjadi tidak mencakup tekanan akibat air/lapisan air tanah, dan indikator tanah yang berpengaruh adalah tanah dalam kondisi biasa kering udara. b. Ada lapisan air tanah. Analisa tekanan yang terjadi mencakup tekanan akibat air/lapisan air tanah, dan indikator tanah yang berpengaruh adalah tanah dalam kondisi jenuh**. c. Tanah lempung. Analisa tekanan yang terjadi ada pengaruh daya lekat tanah kohesi. d. Tanah Pasir. Nilai daya lekat tanah untuk tanah pasir murni biasanya kecil atau = 0 dan pengaruh daya lekatnya dapat diabaikan. 5. Bahan penyusun. Bahan penyusun dapat diperkirakan sesuai dengan jenis konstruksi dari TPT tersebut, misalnya a. Batu, batu yang digunakan biasanya batu kali atau batu gunung hitam. b. Semen, semen yang digunakan haruslah yang mempunyai jenis yang baik dan dapat menggunakan Portland Cement PC atau Portland Cement Composit PCC. c. Pasir, pasir yang digunakan harus bebas dari bahan lain seperti tanah lempung, sampah, atau kotoran lainnya. 6. Kualitas Adukan. Disesuaikan dengan desain yang direncanakan dan dapat mengikat bahan konstruksi dengan baik dan kuat, disyaratkan berat volumenya antara 2,0 2,3 t/m3 PPI 1983. Catatan * Mengikuti kaidah teknis bentuk tembok penahan yang direncanakan ** Tanah kondisi jenuh dapat diartikan kondisi tanah yang sudah maksimal dalam menyerap air. Gambar. Pelaksanaan Pembuatan TPT PEMELIHARAAN dan PENINGKATAN TPT Dalam hal pemeliharaan dan peningkatan dinding penahan tanah hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain 1. Kebersihan lingkungan tepi sekitar dinding dari rumput-rumput atau tumbuhan dengan akar yang dapat merusak dinding. 2. Keadaan suling-suling 3. Kondisi saluran air/drainase air 4. Perlindungan terhadap bahan utama. Misalnya – Untuk material batu kali dan beton dapat dilakukan pemlesteran. – Untuk material kayu perlindungan terhadap rayap atau cuaca. PERHITUNGAN DESAIN dan KEBUTUHAN KONSTRUKSI Untuk Perhitungan Desain, Volume dan Kebutuhan Bahan dan Tenaga, dapat dilihat disini. CONTOH PERHITUNGAN VOLUME DAN KEBUTUHAN TPT A. DATA Saya mencoba memberikan Contoh untuk Perhitungan TPT dengan model seperti ini. Panjang 50 M’ a 0,25 M b 0,4 M. h1 0,55 M h2 0,2 M. h3 0,05 M Htot 0,80 M. Plesteran lebar atas TPT ditambah tepi miring = 0,75 M B. PERHITUNGAN VOLUME 1. Volume Galian Tanah Volume = Panjang x b x h2 + h3 = 50 x 0,4 x 0,25 = 5 M3 2. Volume Urugan Pasir Volume = Panjang x b x h3 = 50 x 0,4 x 0,05 = 1 M3 3. Volume Pasangan Batu a. Volume Kaki = Panjang x b x h2 = 50 x 0,4 x 0,2 = 4 M3 b. Volume Dinding = panjang x a+b/2 x h1 volume trapesium = 50 x 0,25 + 0,4/2 x 0,55 = 8,94 M3 c. Volume Total = Volume Kaki + Volume Dinding = 4 + 8,94 = 12,94 M3 4. Volume Plesteran Volume = Panjang x Plesteran = 50 x 0,75 = 37,5 M2 C. PERHITUNGAN KEBUTUHAN BAHAN DAN TENAGA KERJA 1. Galian Tanah Analisa SNI 2835 2008 – Menggali 1 m3 tanah biasa sedalam 1 m Tenaga Pekerja = Volume Galian x Koefisien = 5 M3 x 0,75 HOK = 4 HOK Mandor = Volume Galian x Koefisien = 5 M3 x 0,025 HOK = 0,125 HOK 2. Urugan Pasir Analisa SNI 2835 2008 – Mengurug 1 m3 pasir urug a. Bahan Pasir Urug = Volume Pasir Urug x Koefisien = 1 M3 x 1,2 = 1,2 M3 b. Tenaga Pekerja = Volume Pasir Urug x Koefisien = 1 M3 x 0,3 HOK = 0,30 HOK Mandor = Volume Pasir Urug x Koefisien = 1 M3 x 0,01 HOK = 0,01 HOK 3. Pasangan Batu Analisa SNI 2836 2008 – Memasang 1 m3 Pondasi Batu Belah 1 PC 5 PP Bahan a. Batu Belah = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 1,2 = 15,5 β‰ˆ 16 M3 b. Semen = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 2,72 Zak = 35,19 β‰ˆ 35 zak c. Pasir Pasang = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 0,544 M3 = 7,04 β‰ˆ 7 M3 Tenaga a. Pekerja = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 1,5 HOK = 19 HOK b. Tukang = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 0,75 HOK = 10 HOK c. Kepala Tukang = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 0,075 HOK = 1 HOK d. Mandor = Volume Pasangan Batu x Koefisien = 12,94 M3 x 0,075 HOK = 1 HOK 4. Plesteran Analisa SNI 2837 2008 – Memasang 1 m2 plesteran, 1 PC 5 PS, tebal 15 mm Bahan a. Semen = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,12 Zak = 5 zak b. Pasir Pasang = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,026 M3 = 1 M3 Tenaga a. Pekerja = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,3 HOK = 11 HOK b. Tukang = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,15 HOK = 6 HOK c. Kepala Tukang = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,015 HOK = 1 HOK d. Mandor = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,015 HOK = 1 HOK 5. Acian Analisa SNI 2837 2008 – Memasang 1 m2 acian Bahan a. Semen = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,07 Zak = 3 zak Tenaga a. Pekerja = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,2 HOK = 8 HOK b. Tukang = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,1 HOK = 4 HOK c. Kepala Tukang = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,01 HOK = 0,375 HOK d. Mandor = Volume Plesteran x Koefisien = 37,50 M2 x 0,01 HOK = 0,375 HOK D. REKAPITULASI VOLUME BAHAN DAN TENAGA KERJA 1. Batu Belah 16 M3 lihat Perhitungan No. 3 Pasangan Batu 2. Pasir Urug 1 M3 lihat Perhitungan No. 2 Urugan Pasir 3. Pasir Pasang 8 M3 lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 3 + No. 4 4. Semen 43 Zak lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 3 + No. 4 + No. 5 5. Pekerja 42 HOK lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 1 + No. 2 + No. 3 + No. 4 + No. 5 6. Tukang 20 HOK lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 3 + No. 4 + No. 5 7. Kepala Tukang 2 HOK lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 3 + No. 4 + No. 5 8. Mandor 3 HOK lihat dan dijumlah dari Perhitungan No. 1 + No. 2 + No. 3 + No. 4 + No. 5 9. Peralatan yang biasanya digunakan adalah cangkul, sekop, sendok semen, benang nilon, bambu, lori, palu godam dan kebutuhannya disesuaikan dengan jumlah tenaga kerja. Untuk Biayanya sengaja tidak saya cantumkan karena silahkan pembaca menyesuaikan dengan harga di daerah masing-masing saja. Dan caranya hanya tinggal mengalikan Kebutuhan Bahan atau Tenaga dengan Harga Satuan masing-masingnya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan ada komentar yang positif untuk kita semua. Dinding Penahan Retaining Wall Kamis, 10 November 2016 Konstruksi dinding penahan merupakan salah satu jenis konstruksi sipil yang berfungsi untuk menahan gaya tekanan aktif lateral suatu tanah maupun air. Oleh karena itu suatu konstruksi dinding penahan haruslah direncanakan dan dirancang agar aman terhadap gayagaya yang berpotensi menyebabkan kegagalan struktur. Pada prinsipnya dinding penahan menerima gaya-gaya berupa momen guling, gaya berat sendiri, gaya lateral tanah/air aktif pasif, gaya gelincir/sliding dan gaya angkat uplift. Dengan demikian kestabilan suatu konstruksi dinding penahan harus dirancang agar dapat menahan gaya-gaya tersebut. Dinding penahan dalam praktik konstruksi sipil memiliki banyak jenis tergantung dari aplikasi dan kasus yang akan digunakan baik untuk menahan tekanan tanah pada tebing/slope, timbunan/embankment, konstruksi sub structure /basement, kolam tampungan retensi/pond, konstruksi pembendung air, penahan transpor sedimen pada sungai dsb. Pada dasarnya dinding penahan memiliki beberapa fungsi antara lain ο‚· Menahan tekanan lateral tanah aktif Active Lateral Force Soil yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya keruntuhan lateral tanah misalnya longsor/landslide. ο‚· Menahan tekanan lateral air Lateral Force Water yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya keruntuhan lateral akibat tekanan air yang besar. ο‚· Mencegah terjadinya proses perembesan air/seepage secara lateral yang diakibatkan oleh kondisi elevasi muka air tanah yang cukup tinggi. Dalam hal ini juga berfungsi dalam proses dewatering yaitu dengan memotong aliran air Flow net pada tanah Cut Off. Adapun jenis-jenis konstruksi dinding penahan yang umumnya digunakan dalam praktek rekayasa konstruksi sipil antara lain ο‚· 1. Dinding Penahan Tanah Massa Gravity Retaining Wall, jenis dinding penahan tanah ini banyak digunakan untuk menahan tekanan tanah lateral pada timbunan tanah maupun pada tebing-tebing yang landai sampai terjal. Prinsip kerja dari dinding penahan ini cukup unik yaitu mengandalkan bobot massa dari badan konstruksinya dengan demikian kestabilan dari struktur dapat lebih stabil dikarenakan bobotnya yang berat dalam menahan tekanan tanah lateral. Material penyusun yang digunakan pada jenis konstruksi ini biasanya berupa material pasangan batu ataupun beton bertulang Reinforced Concrete. ο‚· 2. Dinding penahan Tanah Tipe Jepit Cantilever Retaining Wall, Jenis konstruksi dinding penahan tanah tipe ini umumnya digunakan untuk menahan tekanan tanah pada timbunan maupun pada tebing. Prinsip kerja dari jenis dinding penahan jenis ini yaitu dengan mengandalkan daya jepit/fixed pada dasar tubuh strukturnya. Oleh karena itu ciri khas dari dinding penahan jenis kantilever yaitu berupa model telapak/spread memanjang pada dasar strukturnya yang bersifat jepit untuk menjaga kestabilan dari struktur penahan. Umumnya konstruksi dinding penahan tipe jepit dibuat dari pasangan batu maupun dengan konstruksi beton bertulang. 3. Dinding Penahan Tipe Turap Sheet Pile, jenis konstruksi dinding penahan tipe turap merupakan jenis konstruksi yang banyak digunakan untuk menahan tekanan tanah aktif lateral tanah pada timbunan maupun untuk membendung air coverdam. Jenis konstruksi tipe turap/sheet pile umumnya terbuat dari material beton pra tegang Prestrees Concrete baik berbentuk corrugate-flat maupun dari material baja. Konstruksi dinding penahan tipe sheet pile berbentuk ramping dengan mengandalkan tahanan jepit pada kedalaman tancapnya dan dapat pula dikombinasikan dengan sistem angkur/Anchord yang disesuaikan dengan hasil perancangan. Dalam pelaksanaannya kedalaman tancap sheet pile dapat mencapai elevasi sampai tanah keras. 4. Dinding Penahan Bronjong Gabion, konstruksi dinding penahan tanah jenis ini merupakan konstruksi yang berupa kumpulan blok- blok yang dibuat dari anyaman kawat logam galvanis yang diisi dengan agregat kasar berupa batu batu kerikil yang disusun secara vertikal ke atas dengan step-step meyerupai terasering/tanga-tangga. Kelebihan dari dinding penahan jenis gabion selain berfungsi untuk menahan tekanan tanah juga berfungsi untuk memperbesar konsentrasi resapan air ke dalam tanah Infiltrasi. ο‚· 5. Dinding Penahan Tipe Blok Beton Block Concrete, jenis dinding penahan tanah tipe blok beton merupakan kumpulan blok-blok beton masif padat yang disusun secara vertikal dengan sistem pengunci/locking antar blok yang disusun. Umumnya blok beton dibuat secara modular di fabrikasi berupa beton precash dan kemudian proses pemasangannya di lakukan di lokasi in situ. ο‚· 6. Dinding Penahan Tanah Tipe Diaphragm Wall, jenis konstruksi dinding penahan tanah tipe dinding bertulang Diaphragm Wall merupakan jenis konstruksi dinding penahan yang terbuat dari rangkaian besi beton bertulang yang dicor di tempat atau dengan sistem modular yang dibuat untuk membendung cover suatu konstruksi bawah tanah sub-strucure khusunya pada konstruksi basement suatu bangunan. Diaphragm wall dapat dikombinasikan dengan sistem anchord untuk menambah daya dukung terhadap tekanan aktif lateral tanah juga berfungsi dalam proses dewatering untuk memotong aliran muka air tanah Cut-Off Dewatering. ο‚· 7. Dinding Penahan Tanah Continguous Pile dan Soldier Pile, jenis konstruksi penahan continguous pile dan soldier pile merupakan konstruksi dinding penahan tanah yang digunakan untuk menahan tekanan lateral tanah aktif pada konstruksi bawah tanah seperti pada konstruksi basement suatu bangunan sama seperti jenis konstruksi dinding penahan diaphragm wall. Continguous pile dan soldier pile juga biasanya dikombinasikan dengan sistem ankur/anchord untuk meningkatkan daya dukung terhadap tekanan aktif lateral tanah dan berfungsi sebagai pemutus aliran air bawah tanah Cut Off. Continguous pile dibuat di tempat in-situ dengan sistem bored pile berupa rangkaian besi beton bertulang maupun menggunakan profil baja serta dikombinasikan dengan bentonited dan dirangkai membentuk dinding penahan yang padat. ο‚· 8. Revetment, jenis konstruksi sederhana yang berfungsi untuk perkuatan lereng/tebing maupun untuk melindungi dari gerusan aliran sungai dan ombak pada alur pantai. Konstruksi jenis ini pada dasarnya tidak memiliki fungsi utama dalam menahan tekanan aktif lateral tanah namun lebih pada fungsi proteksi terhadap efek gerusan/erosi yang dapat merusak kestabilan lereng/tanggul yang tentunya dapat berpotensi menimbulkan terjadinya longsor/land slide. Dari paparan yang telah dijelaskan di atas tentunya jenis-jenis konstruksi dinding penahan memiliki karakteristik berbeda-beda berdasarkan pada fungsi dan kegunaannya masing- masing yang dapat diterapkan berdasarkan kasus konstruksi yang telah direncanakan. Oleh karena itu seorang insinyur sipil diharapkan mengetahui karakteristik jenis-jenis konstruksi penahan serta kegunaannya dalam praktik konstruksi di lapangan. Semoga dengan artikel yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi pembacanya. Terima Kasih. Oleh James Thoengsal, IPP. E-Journal Sipil, Universitas Teknologi Sulawesi UTS Makassar.

penahan air di tepi sungai